VA.Yang Penting Berisik (Noiseblast records – 2012)

Noiseblast Recods, netlabel asal Depok yang dibentuk tanggal 6 Juni 2007 oleh personil dari band grindcore berbahaya “Tumor Ganas”, Godel, bisa dibilang label digital yang sangat produktif di Indonesia . Sebut saja rilisan mereka“VA.Yang Penting Berisik” Kompilasi yang hanya dirilis melalui dunia maya ini menyajikan 40 band berbahaya (Grindcore/Deathgrind/Death Metal/Punk/Hardcore.etc) yang siap menggerinda otak bagi yang berhati lemah sebut saja Ninja Hatory , Drop, Tumor Ganas, Necropsy serta ada 3 band dari luar negeri Tarantulah (bukan laba-laba lo..) dari Malaysia, Words (Mexico), dan Banni Conflict (Brazil). Repertoire Brutal, agresif, cepat serta gitar yang selalu menggeber style groovy serta tidak pandang bulu bisa kita rasakan dengan sound yang sudah terbilang baik meski ada beberapa band yang masih tetap berkutat di wilayah demo. Sound yang tidak balance antara track tidak menghilangkan citra kompilasi ini sendiri apalagi berakibat fatal yang menimbulkan chaos. Meski kompilasi “Yang Penting Berisik” ini hanya berformat digital, kualitas dari kompilasi ini tidak kalah dengan yang berformat fisik. Hilangkan pendapat kalian bahwa setiap format fisik itu bagus sebelum kalian mendengarkan ini. Satu hal yang perlu diperhatikan: setiap rilisan dari Noiseblast Recods ini selalu menyediakan booklet untuk tetap menjaga estetika dari kompilasi ini sendiri.

Oleh Raka Illumninatuszine

Split “Machine – Grind Erection / Necropsy” (Noiseblast Records – 2012)

Netlabel besutan Godel (Tumor Ganas) menunjukkan eksistensinya dengan rilisnya Split album  Machine – Grinderection & Necropsy.  Split yang dirilis oleh Noiseblast Records secara digital ini menyuguhkan nuansa yang berbeda dimana M-GE (Machine – Grinderection) yang mengusung tema yang saya sebut sebagai Techno Porno politikal bermain dengan menggunakan sampling (menggunakan drum MIDI) dengan atmosfir yang terbilang aneh serta disisipkan lyric seperti “Kasus demi kasus akhirnya terungkap makin enggak jelas mereka disana – Kondom Bocor Wakil Rakyat”. Namun, vocal M-GE sangat samar untuk didengar akibat dominannya bunyi sampling. Mungkin ini disengaja oleh God666hell (fromant M-GE). Di split ini M-GE menyumbangkan sedikitnya 6 lagu dengan durasi 2 menit /tracknya. Beda halnya dengan Necropsy, band gila ini langsung tancap gas super ultra brutal sembari mengusung tema tentang kebobrokan pemerintah dengan sound gitar yang rapat dengan nuansa groovy dan diserta ketukan drum yang hyperblast yang  memacu slamdancing. Necropsy menyumbangkan 4 track dan 2 di antaranya direkam secara live dengan kualitas yang Raw. Necropsy sendiri digawangi oleh trio barbar Andal (Vox.Guitar), Surya (Drum), dan Ageng (guitar). Meski dirilis secara digital, Split album ini juga menyediakan Booklet (format PDF) yang berisi Lyric (untuk sing along) dan sedikit profil dari M-GE & Necropsy.

Oleh Raka Illumninatuszine

EP. System 45 – Sumpah Sampah (White Collar Crime Records – 2012)

EP System 45 Sumpah Sampah dirilis oleh White Collar Crime Records, record asal yang hanya merilis band-band HC/Punk/Fastcore/Grincore dan sejenisnya dengan format digital. EP ini bisa didownload secara legal di situs mereka. EP dibuka dengan single “Sumpah Sampah”, sebuah single bercerita tentang janji para penguasa negeri busuk ini dan kental unsur akan aroma Thrash dan Punk serta siap menyulut api keributan di venue. Disusul single ke-2 yang bertitle “Pasukan Goblok Internasional” dan hanya berdurasi hanya 52 detik. Dari segi karakter sound, EP ini sudah sangat baik. Namun, System 45 sendiri belum mempunyai karakter mereka sendiri sehingga dapat membedakan diri dari band-band yang sejenis.]

Oleh Raka Illumninatuszine

V. A Kompilasi 11 Detik Haram

Mungkin bisa jadi ini salah satu proyek paling tidak beradab dan tak bermoral untuk tahun ini, hahahahahaha, berlebihan mungkin. Kompilasi ini punya ide yang cukup gila, mengumpulkan lagu – lagu yang berdurasi kurang dari 11 detik. Sebenarnya ini bukan hal yang aneh sih, lagu pendek itu sudah banyak kok. Tapi untuk mengumpulkannya dan merilisnya (kompilasi ini juga dirilis dalam format kaset), ini merupakan sebuah tindakan yang mulia. Melalui album kompilasi ini, mereka menunjukkan cara “bermain – main” yang menyenangkan dalam keterbatasan, hehehehehe. Bagaimana sebuah kreasi itu bisa dihasilkan di dalam tempo yang sangat singkat. Mungkin jika kita berpikir menyepelekan, tentulah, kita cuman bisa ngasi komentar pesimis “halaaah, tinggal teriak Woaaa doang kan, beres deh jadi”. Tapi kenyataannya hal ini juga tidak dilakukan oleh banyak orang toh? Dan kenyataan lainnya di dalam album kompilasi ini, tidak hanya berisikan band grindcore/powerviolence/thrashcore yang memang sudah terkenal dengan lagu pendek nya itu. Lagu akustik juga ada kok disini, band pop punk juga menyumbangkan karya 11 detik haramnya didalam album kompilasi ini. Keragaman musik yang bisa kita dengar di album kompilasi ini menunjukkan bahwa batasan – batasan itu sebenarnya bisa kita lewati. Jangan pernah menganggap sepele pada eksplorasi kreatifitas, seperti judul kompilasi nya Yes No Wave yaitu Music Beyond No Border. Kompilasi ini secara digital dirilis bareng oleh Mind Blasting, Pati Rasa, Lemari Kota, dan Stone Age Records.

Oleh Aldiman Sinaga

Ajal & To Die – Karena Kita Memang Jodoh + Hidup Itu Ibarat Alfabet = Alphabet Wars

Masih kurang puas dengan lagu yang durasinya dibawah 11 detik? Oke, sekarang kita punya durasi dibawah satu menit (lebih tepatnya 39 detik), tapi ini untuk satu album!!! Hahahahaha, emang ada ada aja deh, hehehehehehehe. Entahlah aku udah gak bisa ngomong apa – apa lagi untuk yang ini, kalian dengar sendiri aja yah. Tapi, salah satu hal positif yang bisa kalian dapatkan melalui rilisan ini adalah, lagu – lagunya bisa kalian manfaatkan untuk sound effect kerjaan digital kalian, bisa untuk lagu, video, ataupun.

Oleh Aldiman Sinaga