Pernah mendengar siaran langsung pertunjukkan musik melalui Internet?  mengunduh album musik secara legal dan gratis atau membuat musik remix? Sederhananya itulah Netaudio —aktivitas berbasis audio yang bergerak di dunia virtual, bagian dari kehidupan nyata kita, Internet. Netlabel dan radio online/radio internet telah dikenal oleh para pecinta musik dan aktivitas berbagi musik lepas dari hukum hak cipta konvensional yang mengekang kreativitas dan tidak melulu berorientasi pada nilai komersial menjadi hal yang penting untuk dilestarikan. Sebuah praktik gotong-royong, kearifan lokal di era teknologi informasi.

Netlabel adalah label rekaman yang mendistribusikan rilisannya dalam format digital audio melalui jaringan Internet, rilisan dapat diunduh secara legal baik gratis maupun berbayar. Idenya adalah menyebarkan musik secara bebas dan tanpa batas geografis. Netlabel menjadi alternatif dalam wahana musik mandiri di Indonesia yang saat ini stagnan, dimana jaringan internet belum diantisipasi dengan baik oleh industri musik arus utama. Yes No Wave Music menyebut netlabel sebagai aksi ‘gift economy’, sebuah eksperimentasi dalam menerapkan model musik gratis kepada pecinta musik di dunia yang kapitalistik ini. Aksi ini bukanlah gagasan menghancurkan industri musik yang sudah mapan puluhan tahun, tetapi lebih pada tawaran alternatif dalam mendistribusikan karya musik secara bebas. Bebas untuk diedarkan, diperdengarkan dan digubah oleh siapa saja. Sebuah pembebasan kreativitas. Internet telah memberi kita peluang untuk melakukan demokratisasi ‘pasar’. Perubahan teknologi yang begitu cepat tentu saja menimbulkan overlapping informasi dan menggeser tatanan budaya, sosial dan ekonomi. Gerakan netaudio mencoba untuk mengkaji wacana tersebut sambil merumuskan gagasan dan siasat yang tepat.

Indonesian Netlabel Union (Serikat Netlabel Indonesia) merupakan satu gerakan kolektif netlabel Indonesia yang ditujukan untuk memulai jaringan antar-netlabel dan juga untuk mengenalkan kepada publik tentang eksistensi netlabel lokal serta menjadi sebuah wadah dalam mengkaji wacana musik di era teknologi informasi. Langkah awal dimulai dengan merilis seri album kompilasi secara serentak pada tanggal 1 Januari 2011. 5 netlabel aktif yang turut serta dalam kompilasi tersebut adalah Hujan! Rekords, Inmyroom Records, Mindblasting, Stone Age Records, dan Yes No Wave Music. Indonesian Netlabel Union juga menggelar sebuah booth offline sharing dan merchandise di RRREC Fest #2 di Jakarta, 3-5 Desember 2011. Langkah kami selanjutnya adalah menyelenggarakan Indonesian Netaudio Festival.

Indonesian Netaudio Festival adalah kegiatan offline yang melibatkan para pelaku, pemerhati, dan penikmat netaudio di Indonesia. Selain merupakan social gathering antar-pelaku dan penikmat netaudio, kegiatan yang akan diselenggarakan berupa offline file-sharing, pengumpulan dana berupa penjualan merchandise, diskusi, lokakarya, pemutaran filem dan pertunjukkan musik oleh musisi yang merilis album mereka melalui jaringan internet.

Festival perdana ini juga sekaligus merayakan ulang tahun Yes No Wave Music yang kelima.

Oleh Anitha Silvia & Wok The Rock