Lokakarya Wikipedia

Lokakarya penulisan entri di Wikipedia oleh Wikimedia Indonesia telah sukses diselenggarakan oleh Sorge, Koperasi Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Parahyangan (KKBM Unpar), Wikimedia Indonesia, dan Indonesian Netlabel Union (INU) di Universitas Parahyangan, Bandung, 17-18 Mei 2014. Lokakarya ini diikuti oleh sekitar 15 jurnalis musik se-Jawa, seperti Manan Rasudi (Primitif Zine), Titah Asmaning (Warning Magz), Raka Ibrahim (Disorder Zine), Muhammad Hilmi (Whiteboardjournal), Talitha Yurdhika (Sorge Magazine), Emmanuella Kania Mamonto (Sorge Radio), Adytio Nugroho (Sorge Records), Gisela Swaragita (Kanaltigapuluh), Nathania Gabriele (LOTF), Audry Rizki (Bandung Zine Fest), dan Raras Prawitaningrum. Lokakarya berlangsung dibawah bimbingan empat fasilitator dari Wikimedia Indonesia yaitu Siska Doviana, Ivonne Kristiani, Isabella Apriyana, dan Jhon. Lokakarya selama dua hari ini adalah pre-event pertama dari Indonesian Netaudio Festival 2014 (#INF2) yang akan diselenggarakan bulan November mendatang.

Hari pertama lokakarya, para peserta dilatih menjadi pengguna aktif Wikipedia yang dapat menulis serta menyunting artikel di Wikipedia. “Saya yakin kalian semua adalah pembaca Wikipedia yang berharap mendapatkan informasi yang baik dan benar,”kata Ivonne Kristiani, salah satu pemateri dari Wikimedia Indonesia, “maka kalian sebagai kontributor sekarang juga harus memberikan informasi yang baik dan benar bagi pembaca.”

Menurut Ivonne, karakter tulisan Wikipedia yang baik adalah yang ensiklopedis, netral, bahkan dingin. Dalam menulis entri, kontributor harus menggunakan referensi-referensi yang dapat dipercaya dari berbagai sumber misalnya majalah, koran, website, buku, jurnal, dan esai. Artikel dari blog pun dapat menjadi sumber tapi dikategorikan sebagai sumber kelas bawah karena tidak melalui proses editorial sebelum diterbitkan. Kontributor juga harus menguasai aturan-aturan markah wiki (coding untuk melengkapi halaman artikel dengan tautan ke sumber-sumber referensi atau artikel-artikel terkait) yang sangat spesifik. “Disini orang IT belajar menulis, sementara penulis belajar IT.”ujar Ivonne.

Untuk melatih kefasihan menggunakan bahasa pemrograman sekaligus melatih menulis secara netral, di hari pertama lokakarya para peserta menulis artikel yang tidak ada hubungannya dengan musik. Artikel-artikel yang dihasilkan di hari pertama misalnya artikel tentang pelukis Mardian dan tentang suatu peristiwa pertempuran di Perancis. Baru di hari kedua lokakarya para peserta menulis artikel yang berhubungan dengan netlabel dan band lokal yang menggunakan Creative Commons dalam pendistribusian karyanya. Di hari kedua, para peserta berhasil mengunggah artikel wiki tentang Indonesian Netlabel Union, Yes No Wave Music, Zoo, Bangkutaman, Bvrtan, Bottlesmoker, dan juga menyunting artikel tentang Frau.

Menurut Anitha Silvia, perwakilan INU, para peserta lokakarya diharapkan terus menulis tentang netaudio dan proyek musik Indonesia lainnya di Wikipedia. Menurutnya, Wikipedia adalah platform produksi dan distribusi informasi yang terbuka, independen, dan menggunakan lisensi Creative Commons, sejalan dengan semangat pembebasan musikyang diusung oleh INU.

Rangkaian pre-event #INF2 akan berlanjut di bulan September & Oktober 2014 di Bandung. Selain lokakarya Wikipedia akan ada diskusi buku “Budaya Bebas” dan “Memuliakan Penyalinan” oleh KUNCI Cultural Studies Center, residensi musik di Jatiwangi art Factory, dan workshop Creative Commons. Kepanitiaan #INF2 dipegang oleh Sorge, sebuah unit usaha dari KKBM Unpar. Sejumlah proyek Sorge adalah webzine Sorge Magazine, Sorge Radio yang mengudara secara online, Sorge Gigs, Sorge Books, dan rumah produksi video-video dokumenter, serta Sorge Records yang telah merilis Elemental Gaze dan Banda Neira.

Peserta Lokakarya Wikipedia

Tulisan oleh Gisela Swaragita

Foto oleh Mufqi Hutomo

Tulisan ini pertama kali di-posting di Kanaltigapuluh